PejuangASNpejuangasn.com
BerandaTryoutBimbelHargaKisi-Kisi 2026
MasukMulai Gratis
PejuangASNpejuangasn.com

Platform tryout CPNS terpercaya untuk persiapan masuk ASN Indonesia.

Navigasi

Tentang KamiBlogKarierSyarat & KetentuanPrivasiHubungi Kami

Kontak Kami

Email
support@pejuangasn.com
Telepon
+62 822-7611-7376
Alamat
Jl. Darussalam No.40, Hagu Sel., Kec. Banda Sakti, Kota Lhokseumawe, Aceh 24351

Jam Operasional

Senin – Jumat08.00 – 17.00 WIB
Sabtu09.00 – 15.00 WIB
MingguOnline Support
© 2026 PejuangASN. Dibuat dengan ❤ untuk para pejuang.
Kebijakan Privasi·Syarat & Ketentuan

Daftar Isi

  • 1. Konsep Dasar dan Distribusi
  • 2. Pola Soal yang Sering Muncul
  • 3. Strategi Umum Pengerjaan
BerandaKisi-Kisi CPNS 2026Numerik
Materi TIU CPNS 2026

Numerik
dalam TIU CPNS 2026

Panduan komprehensif berhitung, deret angka, perbandingan kuantitatif, dan soal cerita untuk meraih skor maksimal

Estimasi 20-25 soal
Passing grade: 80+

Berhitung & Deret

Aritmetika dasar, persentase, pola bilangan, deret aritmetika, geometri, dan gabungan

Perbandingan & Cerita

Perbandingan kuantitatif, soal cerita, kecepatan-jarak-waktu, kerja-waktu, dan rasio

Strategi & Manajemen Waktu

Teknik komputasi mental, eliminasi, skip and return, dan analisis 30 detik pertama

1. Konsep Dasar dan Distribusi Soal Numerik

Kemampuan numerik dalam Tes Intelegensi Umum (TIU) terdiri atas empat komponen utama yang secara konsisten diuji. Memahami distribusi bobot dan karakteristik masing-masing komponen memungkinkan alokasi waktu dan energi belajar yang optimal.

Berhitung (Aritmetika Dasar)

Penjumlahan, pengurangan, perkalian, pembagian, serta operasi dengan pecahan, desimal, dan persentase.

Estimasi: 5-8 soal | Waktu target: 30-45 detik/soal | Kesulitan: Rendah-Menengah

Deret Angka (Pola Bilangan)

Identifikasi pola dalam barisan bilangan, dari deret aritmetika hingga deret gabungan dengan operasi majemuk.

Estimasi: 8-12 soal | Waktu target: 45-60 detik/soal | Kesulitan: Menengah-Tinggi

Perbandingan Kuantitatif

Evaluasi relatif antara dua kuantitas atau ekspresi matematika untuk menentukan hubungan relatif.

Estimasi: 5-8 soal | Waktu target: 45-75 detik/soal | Kesulitan: Menengah

Soal Cerita (Aplikasi Matematika)

Integrasi kemampuan numerik dalam konteks narasi yang merefleksikan situasi nyata dalam administrasi pemerintahan.

Estimasi: 8-12 soal | Waktu target: 60-90 detik/soal | Kesulitan: Menengah-Tinggi

Distribusi Bobot dan Waktu Pengerjaan

Komponen NumerikEstimasi SoalWaktu TargetTingkat KesulitanStrategi Waktu
Berhitung5-8 soal30-45 detikRendah-MenengahKomputasi mental instan
Deret Angka8-12 soal45-60 detikMenengah-TinggiIdentifikasi pola dalam 15 detik pertama
Perbandingan Kuantitatif5-8 soal45-75 detikMenengahEliminasi tanpa perhitungan penuh
Soal Cerita8-12 soal60-90 detikMenengah-TinggiEkstraksi variabel kunci dalam 10 detik
Total Numerik26-40 soal——Alokasi total: 12-18 menit

Manajemen waktu yang efektif menjadi krusial mengingat passing grade TIU sebesar 80 poin berarti peserta minimal harus menjawab dengan benar 16 soal dari 35 soal TIU, atau kombinasi benar-salah yang setara. Dengan alokasi 12-18 menit untuk soal numerik, prioritas adalah menyelesaikan soal berhitung dan deret angka terlebih dahulu karena memiliki rasio poin-per-menit tertinggi.

2. Pola Soal yang Sering Muncul

A. Pola Soal Berhitung (Aritmetika Dasar)

Kategori berhitung menguji penguasaan operasi matematika fundamental — penjumlahan, pengurangan, perkalian, pembagian — serta operasi dengan pecahan, desimal, persentase, dan perpangkatan sederhana.

Teknik Komputasi Mental yang Harus Dikuasai

Perkalian Strategis
  • • Perkalian dengan 25: ÷4 × 100
  • • Perkalian dengan 125: ÷8 × 1000
  • • Perkalian dengan 11: digit pertama, jumlah digit, digit terakhir
  • • Perkalian dengan 9, 99: kurangi dari kelipatan 10, 100
Pembagian Efisien
  • • Pembagian dengan 0,25 = ×4
  • • Pembagian dengan 0,125 = ×8
  • • Pembagian dengan 5: ×2 ÷10
  • • Pembagian dengan 25: ×4 ÷100

Contoh Soal: Penjumlahan Cepat

Soal: Hitunglah 47 + 86 + 53 + 14

Teknik Pengelompokan Komplemen

Identifikasi pasangan angka yang jumlahnya merupakan kelipatan 10 atau 100:

  • (47 + 53) = 100
  • (86 + 14) = 100
  • Total = 100 + 100 = 200
Teknik Benchmark

Untuk perkalian dengan angka mendekati kelipatan bulat:

  • 298 + 497 = (300 - 2) + (500 - 3) = 800 - 5 = 795
  • 1003 - 498 = (1000 + 3) - (500 - 2) = 1000 - 500 + 3 + 2 = 505

Persentase dan Aplikasinya

PersentasePecahan SetaraTeknik Cepat
10%1/10Bagi 10, kurangi dari harga
12,5%1/8Bagi 8, kalikan 7
20%1/5Bagi 5, kalikan 4
25%1/4Bagi 4, kalikan 3
33,33%1/3Bagi 3, kalikan 2
Contoh: Diskon Bertingkat

Soal: Barang harga Rp 800.000 mendapat diskon 25% + 10%. Berapa harga akhir?

Kesalahan umum: 25% + 10% = 35% → 800.000 × 0,65 = Rp 520.000 (SALAH)

Benar: 800.000 × 0,75 = Rp 600.000 → 600.000 × 0,90 = Rp 540.000. Diskon efektif = 32,5% (bukan 35%).

B. Pola Soal Deret Angka (Number Series)

Deret angka menguji kemampuan induktif dalam mengenali pola hubungan antar angka yang disajikan secara berurutan. Variasi pola meliputi deret aritmetika, geometri, Fibonacci, kuadrat, eksponensial, dan deret gabungan.

Deret Aritmetika

Setiap suku diperoleh dengan menambahkan konstanta (beda, d).

a, a+d, a+2d, a+3d, ...

Contoh: 94, 88, 82, 76, 70, 64, ... → selisih = -6 → 58, 52

Deret Geometri

Setiap suku diperoleh dengan mengalikan rasio konstan (r).

a, ar, ar², ar³, ...

Contoh: 2, 4, 8, 16, ... → rasio = 2 → 32

Deret Bilangan Pangkat

Suku-suku merupakan pangkat dari bilangan dasar.

Contoh: 1, 4, 27, 256, 3125, 46656 → pola nⁿ → 4⁴ = 256

Deret Gabungan

Dua atau lebih pola tersembunyi dalam satu deret.

Contoh: 19, 17, 21, 15, 23, ... → ganjil +2, genap -2 → 13

Tabel Bilangan Pangkat Umum

BilanganPangkat 2Pangkat 3Pangkat 4Pangkat 5
2481632
392781243
416642561024
5251256253125

C. Pola Soal Perbandingan Kuantitatif

Menguji kemampuan menarik kesimpulan berdasarkan dua data kuantitatif yang disajikan dalam Kolom A dan Kolom B. Pilihan jawaban mencakup: A lebih besar, B lebih besar, sama, atau tidak dapat ditentukan.

Format Standar Perbandingan Kuantitatif

Kolom A

Ekspresi matematika, nilai numerik, atau informasi yang dapat dievaluasi secara kuantitatif

Kolom B

Ekspresi matematika, nilai numerik, atau informasi yang dapat dievaluasi secara kuantitatif

Pilihan Jawaban:
  1. Nilai Kolom A lebih besar dari nilai Kolom B
  2. Nilai Kolom B lebih besar dari nilai Kolom A
  3. Kedua nilai sama
  4. Hubungan tidak dapat ditentukan berdasarkan informasi yang diberikan

Prinsip Penting:Pilihan “tidak dapat ditentukan” adalah jawaban yang valid dan sering benar. Banyak peserta yang cenderung menghindari pilihan ini karena merasa harus selalu dapat menghitung jawaban eksak. Kemampuan untuk mengenali kapan informasi bersifat insufisien merupakan indikator pemahaman matematika yang mendalam.

Perbandingan Nilai Langsung

Dua nilai numerik diberikan secara langsung. Teknik: konversi ke bentuk yang sama (pecahan ke desimal, atau sebaliknya).

Perbandingan Hasil Perhitungan

Perbandingan hasil operasi matematika. Teknik: identifikasi identitas selisih kuadrat, faktorisasi, atau estimasi.

Perbandingan dengan Variabel

Variabel yang nilainya tidak eksplisit. Teknik: analisis batasan dan hubungan relasional tanpa menghitung nilai eksak.

Perbandingan Berbasis Grafik/Tabel

Memerlukan interpretasi data visual. Teknik: kecepatan membaca nilai dari grafik dan interpolasi sederhana.

Contoh Soal: Perbandingan Pecahan

Soal: Kolom A: 5/7, Kolom B: 7/10

Teknik Cross-Multiplication:

5 × 10 = 50

7 × 7 = 49

Karena 50 > 49, maka 5/7 > 7/10

Teknik Alternatif - Konversi Desimal:

5/7 ≈ 0,714

7/10 = 0,7

0,714 > 0,7 → Kolom A lebih besar

D. Pola Soal Cerita (Word Problems)

Soal cerita merepresentasikan aplikasi tertinggi dari kemampuan numerik, menggabungkan berbagai operasi matematika dalam konteks narasi yang merefleksikan situasi nyata dalam administrasi pemerintahan.

Kecepatan, Jarak, dan Waktu

Rumus: Jarak = Kecepatan × Waktu

Identifikasi variabel yang diketahui dan yang ditanyakan dalam 10 detik pertama.

Kerja dan Waktu Penyelesaian

Prinsip: Orang × Hari = Konstan

Hitung total unit kerja yang diperlukan, kemudian bagi dengan sumber daya yang tersedia.

Aliran dan Isi (Pipa, Kolam)

Rumus: 1/T_total = 1/T₁ + 1/T₂

Gunakan konsep “bagian per jam” daripada bekerja dengan waktu langsung.

Campuran dan Alligasi

Teknik alligasi untuk menghindari sistem persamaan yang memerlukan waktu lebih lama.

Contoh Soal: Rasio Karyawan

Soal: Dalam suatu kantor, perbandingan karyawan laki-laki dan perempuan adalah 3:5. Jika terdapat 24 karyawan laki-laki, berapa total karyawan?

Langkah 1: Perbandingan laki-laki : perempuan = 3 : 5. Total bagian = 3 + 5 = 8.

Langkah 2: Laki-laki = 3 bagian = 24 orang → 1 bagian = 24 ÷ 3 = 8 orang.

Langkah 3: Total karyawan = 8 bagian × 8 orang = 64 orang.

Contoh Soal: Distribusi Berat

Soal: Tiga peti A, B, dan C berisi barang dengan total berat 120 kg. Berat A = 2 × berat B, dan berat C = berat A + berat B. Berapa berat masing-masing peti?

Langkah 1: Misalkan B = x, maka A = 2x, C = 2x + x = 3x.

Langkah 2: 2x + x + 3x = 120 → 6x = 120 → x = 20.

Langkah 3: B = 20 kg, A = 40 kg, C = 60 kg.

3. Strategi Umum Pengerjaan Soal Numerik

A. Strategi Pra-Tes: Persiapan Mental dan Teknis

Penguasaan Tabel Perkalian dan Pecahan

Penguasaan tabel perkalian hingga 12 × 12 secara otomatis dan kuadrat bilangan 1-20.

Tabel Konversi Wajib: Pecahan, persentase, dan desimal untuk nilai umum (1/2, 1/3, 1/4, 1/5, 1/8, dll.)

Latihan Komputasi Mental Harian

Program latihan 15-20 menit per hari selama 4-6 minggu terbukti meningkatkan kecepatan komputasi mental sebesar 40-60%.

Struktur Latihan: Drill perkalian, penjumlahan tiga angka, perhitungan persentase dasar, dan konversi pecahan-desimal.

B. Manajemen Waktu Saat Tes

Alokasi Waktu Strategis

Urutan Pengerjaan Berdasarkan Prioritas
  1. Deret Angka (kekuatan umum)
  2. Berhitung Sederhana (poin mudah)
  3. Perbandingan Kuantitatif (estimasi cepat)
  4. Soal Cerita Sederhana
  5. Soal Cerita Kompleks (multi-step)
Teknik Skip and Return

Jika dalam 30 detik pertama pola tidak teridentifikasi:

  • Langsung skip dan gunakan fitur penandaan
  • Kembali mengerjakan setelah soal lain selesai
  • Manfaat: memaksimalkan jumlah soal yang dijawab

Strategi Penghindaran Kesalahan Umum

Kesalahan Tanda dan Arah
  • • Verifikasi arah: hasil harus lebih besar atau lebih kecil?
  • • Perubahan persentase berturut-turut tidak bersifat aditif
  • • Gunakan timeline visual untuk soal usia
Kesalahan Konversi Satuan
  • • Selalu tulis satuan dalam perhitungan
  • • Konversi ke satuan konsisten sebelum operasi
  • • Identifikasi basis perhitungan persentase

C. Analisis Soal: 30 Detik Pertama

Identifikasi Cepat Kategori Soal

Deret angka:Barisan angka dengan “...” atau angka yang hilang
→ Langkah pertama: hitung selisih atau rasio antar suku pertama
Berhitung: Angka dan operasi matematika langsung
→ Langkah pertama: identifikasi teknik komputasi mental yang paling efisien
Perbandingan: Dua kolom dengan pilihan relasional
→ Langkah pertama: cek apakah eliminasi tanpa hitung memungkinkan
Soal cerita: Narasi dengan angka dan konteks
→ Langkah pertama: baca pertanyaan terlebih dahulu, lalu scan narasi

Deteksi Pola yang Sering Muncul

Deret aritmetika: Selisih konstan → identifikasi dalam 10 detik
Deret geometri: Rasio konstan → pengenalan pangkat umum
Deret kuadrat: Selisih ganjil bertambah 2
Deret gabungan: Inkonsistensi arah → pemisahan ganjil-genap

Contoh Analisis 30 Detik

Soal: Sebuah perusahaan menghasilkan 800 unit barang setiap hari. Jika produksi meningkat sebesar 25% setiap bulan, berapa unit yang dihasilkan setelah 3 bulan?

Deteksi 10 Detik Pertama:
  • Kategori: Soal cerita (aplikasi persentase)
  • Variabel: Awal = 800 unit, kenaikan = 25% per bulan, waktu = 3 bulan
  • Kata kunci: “meningkat sebesar 25%” → perkalian dengan 1,25
Strategi Penyelesaian:

25% = 1/4 → peningkatan = nilai awal + (nilai awal ÷ 4). 800 + (800 ÷ 4) = 800 + 200 = 1.000 unit.

Materi TIU Lainnya

Analogi Kata
Hubungan antar kata
Silogisme
Penalaran logis deduktif
Deret Angka & Figural
Pola dan logika numerik

Materi TWK

Nasionalisme
Sejarah & konstitusional
Integritas
Kompetensi dasar ASN
Bela Negara
Konsep & landasan hukum
Pilar Negara
Pancasila, UUD 1945, NKRI
Bahasa Indonesia
EYD, PUEBI & tata bahasa